Teman dimalam hari

ku nikmati secangkir kopi

tuk menghabiskan malam ini

disebuah kamar yang dihiasi berbagai macam barang

sedikit berantakan…..

kudengarkan suara musik

penghilang suntuk dan ngantuk

terkadang mata ini terpejam sesaat

terkadang badan ini ingin terbaring sejenak

tapi pikiran ini terbawa untuk selalu terjaga

menyelesaikan sebuah aktifitas yang tertunda

manusia malam….

kebanyakan mahasiswa mendapat julukan itu

pagi menjadi malam dan malam menjadi pagi

bagi manusia malam…

hanya secangkir kopi dan alunan musik yang selalu menemani….

2 Responses to “Teman dimalam hari”

  1. hehe…
    mo jd pujangga yach…
    dan mulai sering nulis puisi nech??
    pokoke chayo aja dech… dan kalau bisa terus dilanjutkan pada tataran yang lebih luas lagi (menulis buku atau novel)
    teruskan petualanganmu dik..

  2. Betul… Bakatnya bisa disalurkan menjadi karya sastra Indonesia. Sapa tau bisa jadi pujangga beneran. Mestinya dulu gak masuk Informatika Mas… Masuk Fakultas Sastra Budaya ja, hehehe….

Leave a Reply